Selasa, 17 Mei 2011

150-2011. Cinta Yang Kudamba

150-2011. Cinta Yang Kudamba

                 Oleh
                 Hamdi Akhsan

I
Untaian pasir gurun memutih terpanggang panas mentari sepanjang waktu.
Pasrah diterbangkan badai mengikuti kehendak-Nya sejak masa lalu.
Menjadi saksi hancur danb bangkitnya peradaban sejak dahulu.
Dan kala segala kepedihan berakhir ia tetap diam membisu.

Adalah peristiwa kebangkitan dan kemusnahan terjadi.
Kaum yang pernah jaya suatu saat akan bangkit lagi.
Bagaikan kerinduan  dan cinta yang Maulana Rumi.
Rindukan Sang Guru Syamsuddin yang dirahmati.
Yang telah pergi  meninggalkannya tak kembali.

II
Kepedihan perpisahan  lahirkan 50.000 Matsnawi.
Agungkan kebesaran & cinta Ilahi Yang Maha Suci.
Sepanjang  masa   torehkan karya  agung yang  abadi.
Bagian dari kerinduan jiwa pada-Nya yang tiada terperi.

Adalah cinta menginspirasi ribuan mujahid lintasi gurun arabia.
Pergi berperang mencari  kesyahidan atau cahaya Ilahi jadi mulia.
Atau kidung cinta yang turunkan  makanan surga Rabiatul Adawiyah.
Cinta yang yakinkan Ibrahim tinggalkan Hajjar dan Ismail di sunyinya Mekkah.

III
Cinta jualah  yang membuat Syah Jehan membangun Taj Mahal yang Indah.
Cinta jualah teguhkan Laksamana Khairuddin Barbarosa jelajahi Eropa.
Karena cinta jua Sumayyah rela menjadi syahidah yang pertama.
Karena cinta Billal  tak sanggup  azan sepeninggal  Rasulullah.

Adalah cinta-Nya yang tebarkan rahmat pada semesta.
Karena cinta bunda seorang anak  cucurkan airmata.
Karena cinta seorang pujangga lahirkan ribuan kata.
Dan karena cinta lah seorang insan rela menderita.

IV
Dalam hidup duniawi yang pasti akan berakhir fana.
Manusia  tertipu  mengejar harta yang akan musnah.
Lalaikan cinta Ilahi yang  abadi dan akan berbuah surga.
Dan habiskan sepanjang usia demi kecintaan pada manusia.

Betapa indahnya cinta yang berisi kekuatan untuk membahagiakan.
Yang setiap detiknya selalu dipenuhi  semangat dan  jiwa pengurbanan.
Mengharap ridho dan kasih sayang Ilahi sebagai transaksi yang telah dijanjikan.
Yang tak pernah diingkari sebagaimana  telah tertoreh abadi  dalam kitab Alquran.

V
Kudamba cinta yang sanggup menemaniku dalam gelap dan sempitnya kubur.
Kucari cinta membuat benih cahaya-Mu kelak akan tumbuh semakin subur.
Tiada takut dicerca dan tidak menjadi  bangga bila dipuji dan takabbur.
Dan cinta yang membawa  pada ampunan Ilahi Yang  Maha Ghafur.

Al Faqiir


Hamdi Akhsan

0 komentar:

Posting Komentar