Sabtu, 15 Januari 2011

6-2010. SYAIR ASMAUL HUSNA-III

6-2010. SYAIR ASMAUL HUSNA-III

               Oleh
               Hamdi Akhsan



XXVII
Duapuluh tujuh sifat Al Bashiir,
tak akan lewat debu sebutir,
atau dihati ada berdesir,
semua terlihat semua tersisir.

Wahai Allah ampuni hamba,
baiknya Engkau kubalas tuba,
sedikit-sedikit hamba berubah,
karena diri tak tahan coba.

Lihatlah hamba dengan rahmat-Mu,
takut hamba pada murka-Mu,
walaupun hamba salah pada-Mu.
ampuni hamba janganlah jemu.

XXVIII
Duapuluh delapan asma Al-Hakaam,
menetapkan Dia hukum di alam,
jelas yang halal juga yang haram,
yang subhat juga atau temaram.

wahai Robbi yang Maha Menetapkan,
tuntunlah hamba di jalan kebaikan,
agar tak sesat sepanjang jalan,
agar selamat dalam kehidupan.

sahabat semua pencinta Allah,
janganlah kita menjadi kalah,
terjauh kita jalan yang salah,
digoda syaitan yang laknatullah,

XXIX
ke duapuluh sembilan Asma Al Adl,
seimbang kepada besar dan kecil,
memberi hamba tak pernah bakhil,
walaupun imannya hanya secuil.

Jadilah hamba yang syukur nikmat,
sedikit diberi terasa rahmat,
tabungan kelak dihari kiamat,
dibalas oleh-Nya berlipat-lipat.

Wahai Ilahi junjungan umat,
ampuni kami dari yang sesat,
berilah kami hati yang kuat,
agar tiada ke jalan jahat.

XXX
Asma Al Latiif berarti lembut,
membalas hamba banyak menyebut,
kokohkan iman agar tak tercerabut,
membalas kebaikan walau serambut.

Dia lah Ilahi yang Maha halus,
ibadah padaNya hendaklah tulus,
segala amal akan ditebus,
kelak di akhir sorga firdaus.

wahai sahabat para pencinta,
mari berlembut dalam berkata,
dalam berdoa kalimat ditata,
agar dikabul apa dipinta.

XXXI
Al Haliim asma ke tigapuluh satu,
penyantun Dia makna begitu,
walaupun kerakap tumbuh di batu,
disantuniNya makhluk yang itu.

jadilah hamba Allah yang santun,
orang yang lemah mari dituntun,
agar mendapat pahala beruntun,
disayang Allah sepanjang tahun.

Wahai Ilahi tujuan kami,
santuni kami hidup di bumi,
agar iman selalu bersemi,
di musim panas dimusim semi.

XXXII
Al Khabiir asma ketigapuluh dua,
tahu rahasia apapun jua,
didalam bumi atau samudra,
didalam batu atau udara.

Engkaulah yang tahu rahasia hati,
yang hamba tutup sampai ke mati,
yang hamba simpan didalam peti,
yang tiada seorangpun sudah mengerti.

Wahai pemilik segala rahasia,
bimbinglah hamba sepanjang usia,
tutupi malu hamba dari manusia,
jauhkan hamba dari yang sia-sia.

XXXIII
Tiga puluh tiga sifat yang agung,
Al 'aziim Dia lebihi gunung,
Agungnya sungguh tiada tanggung,
membantu mereka yang ada untung.

Agungnya Allah tiada terkira,
mari berbakti wahai saudara,
balasnya besar tiada terkira,
kelak semua akan gembira.

Hamba memohon pada yang Agung,
jauhkan hamba sifat yang bingung,
jadikan hamba kelak beruntung,
diberi ganjaran sebesar gunung.

XXXIV
Pengampun Engkau wahai Al Ghafuur,
ampuni kami yang sering kufur,
infaq sedikit sudah diukur,
diberi nikmat kurang bersyukur.

Engkau pengampun setiap dosa,
kepada Engkau hamba ber asa,
jauhkan kami terhadap siksa,
dekatkan kami amal selaksa.

Wahai Ilahi Maha Pengampun,
ibadat hamba kurang berukun,
tertibnya kadang tak suai rukun,
berdoa hamba kuranglah santun.

XXXV
Ketiga lima asma As-Syakuur,
hargai hamba banyak bersyukur,
membalas pahala tiada mengukur,
beri kebaikan hamba yang tafakkur.

Walaupun hamba banyak berdosa,
cinta-Mu membuat tak putus asa,
balasan-Mu membuat senang terasa,
ampuni mereka para peendosa.

Wahai Ilahi yang Menghargai,
bimbinglah hamba petang dan pagi,
agar hamba-Mu tak sesat lagi,
tak lagi kerjakan laku merugi.

XXXVI
Ketiga enam sifat Al Aly,
bermakna Allah yang maha Tinggi,
tiada yang lebih dariNya lagi,
jauh darinya kita kan rugi.

Tinggi-Nya sungguh tiada terbatas,
lebih segalanya yang paling atas,
segala alam bagi-Nya getas,
membelakanginya sungguh tak pantas,

Wahai Al Aly Tuhan Semesta,
pada Engkaulah kami berpinta,
walaupun kami kurang mencinta,
janganlah kami kelak dinista.

XXXVII
Asma Al Kabiir bermakna Besar,
bukan bermakna panjang dan lebar,
bukan didalam bukan diluar,
memikirkannya pastilah sukar,

Maha besar sifatNya pasti selalu,
sampai sekarang darilah dulu,
orang yang sombong harusnya malu,
karena dirinya tak senilai bulu.

Naungi hamba di kebesaran-Mu,
agar tak malu kami bertemu,
segalanya kecil dihadapan-Mu,
semua yang ada tiada bagi-Mu.

XXXVIII
Asma Al Hafiidzh ke tigapuluh delapan,
menjaga alam sehingga mapan,
memberi hukum pada kehidupan,
sehingga teratur dari kekacauan.

Al Hafiidzh sungguh sangat mulia,
teratur alam di penjagaan-Nya,
damai dan tentram semua makhluk-Nya,
bagi yang tahu itu kuasa-Nya.

Wahai Robbi Maha Penjaga,
bimbinglah hamba selalu terjaga,
dalam suasana apapun juga,
agar kelak dapatkan surga.

Al Faqir

Hamdi Akhsan

0 komentar:

Posting Komentar