Jumat, 08 April 2011

85-2010. C I N T A K U

85-2010. C I N T A K U

                 Oleh
                 Hamdi Akhsan


I
Kekasih...
Api cintaku meredup bagaikan redupnya api yang membakar Ibrahim kekasih-Mu.
Tak sekokoh cinta  Salahuddin Al Ayyubi  yang mampu  merebut  Kubah Batu.
Tak seindah cinta Rabiatul Adawiyah yang teteskan aiemata dimalam dalu.
Sungguh cintaku sangat tak  berharga walau dibanding  sebutir debu.

Cintaku masih cinta yang meminta dikala datang duka nestapa.
Baru Cinta yang mengharu biru dalam  kedirian  yang duafa.
Bukanlah cinta yang takut ditinggal kala dikaruniai harta.
Atau cinta yang lama telah teruji oleh perihnya derita.

II
Cintaku belumlah cinta karena pengurbanan.
Atau cinta yang tak goyah karena cobaan.
Seperti cinta yang rindukan kesyahidan.
Atau kepedihan yang dibalas sepadan.

Cintaku barulah  cinta manusia  biasa.
Yang lalui cobaan hidup sering tak kuasa.
Yang atasi  godaan  syaitan sering tak bisa.
Sungguh pada-Mu jua hamba sandarkan asa.

III
Kekasih,
Betapa sering airmata berlinang di sunyinya malam.
Mengingat  banyak nikmat-Mu sejak masa yang silam.
Yang Engkau berikan saat siang maupun dimalam kelam.
Langsung padaku atau lalui hukum penciptaan-Mu di alam.

Dalam sedikitnya  pengurbanan untuk capai keindahan surgawi.
Dengarlah permohonan hamba pada-Mu Wahai Allah Maha Pemberi.
Berikanlah  perlindungan dan kasih sayang-Mu dikala  petang dan pagi.
Beserta  keselamatan  selama  hidup di dunia maupun kelak setelah mati.

IV
Kekasih,
Dalam rasa malu dan takut pada-Mu yang membuncah karena kekerdilan diri.
Bermohon hamba pada-Mu agar Engkau beri sifat istiqamah dalam hati.
Agar hamba senantiasa teringat akan asal  bermula dan tujuan diri.
Dan selalu sekuat tenaga mempersiapkan bekal datangnya mati.

Kekasih, pada-Mu kami akan kembali,
dan itu pasti.


Al Faqiir

Hamdi Akhsan

0 komentar:

Posting Komentar