Rabu, 03 Agustus 2011

275-2011. Kepada Bintang di Cakrawala Daku Bertanya (2)

275-2011. Kepada Bintang di Cakrawala Daku Bertanya (2)

                 Oleh
                 Hamdi Akhsan


I
Milyaran tahun engkau jadi saksi hebatnya perjalanan sejarah sang waktu.
Ada golongan umat dicipta dan ada pula yang  dimusnahkan jadi debu.
Ada yang menentang dan ada pula yang  taat pada Ilahi Yang Satu.
Sungguh  pelajaran untuk  mereka  yang belajar  pada masa lalu.

Engkau jadi saksi jerit  mereka yang diazab  karena durhaka.
Engkau pun  tahu ruh-ruh  yang dimuliakan dengan surga.
Engkau  telah melihat  banyaknya  tangis dan airmata.
Sungguh semua  pelajaran untuk  manusia di dunia.

II
Kepada  bintang di cakrawala daku bertanya.
Para pendurhaka dibawa malaikat kemana.
Apakah  mereka  bahagia  di alam sana.
Ataukah jerit tangis penyelesalannya.

Dimana mereka dalam keabadiannya?
Apa yang  di dapatkan dari  durhakanya.
Apa  yang  mereka  peroleh  dari  hartanya.
Dan balasan apa yang didapat dari jabatannya.

III
Sejak dahulu banyak manusia yang percaya padamu.
Bahwa  nasibnya ditentukan  oleh  perputaran posisimu.
Mereka tak sadar bahwa  penciptaannya  sama denganmu.
Makhluk yang tak  abadi yang diciptakan sama oleh Khalikmu.

Kepadamu  bintang  nan jauh  di ujung  jagat  raya  daku bertanya.
Apakah satu diantaramu Ia tempatkan surga untuk para hamba-Nya.
Apakah juga  di salah satu letakmu  ia membuat pedihnya neraka-Nya.
Sungguh kami tidak tahu  dimana ia ciptakan  dan tempatkan  keduanya.

IV
Padamu  bintang yang telah lebih dahulu diciptakan selama milyaran tahun.
Engkau yang begitu indah akan dihancurkan kelak dihari saat berhimpun.
Menjadi saksi atas  segala perbuatan manusia dan jin sepanjang kurun.
Yang telah  dingatkan untuk taati  segala perintah  syarat  dan rukun.

Kepada  bintang di cakrawala daku  titipkan hasil tafakkur  jiwa.
Semoga dengan vmemandangmu vmakin sadar umat manusia.
Agar terhadap umur yang  diberikan  Allah tidaklah sia-sia.
Dan selalu  menjadikannya  kesempatan tuk beribadah.


Al Faqiir


Hamdi Akhsan

0 komentar:

Posting Komentar